Loading...
Tim Dosen UPN "Veteran" Jawa Timur Hadirkan Inovasi Pembelajaran Digital melalui Interactive Book Berbasis Augmented Reality dan Web Repository Sekolah
14/09/2026 Admin Bagikan:


Surabaya – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Edukasi (PKM-EDU) yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN "Veteran" Jawa Timur. Melalui kegiatan bertajuk "Pelatihan Interactive Book Berbasis Augmented Reality dan Website Profil Sekolah Berfitur Web Repository SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya", seluruh guru SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya mendapatkan pelatihan pengembangan media pembelajaran digital sekaligus pengelolaan website sekolah pada Rabu, 15 Juli 2026 di lingkungan sekolah.

Pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi UPN "Veteran" Jawa Timur dalam mendukung transformasi digital di sekolah dasar melalui pemanfaatan teknologi informasi. Selama kegiatan, para guru memperoleh materi dan praktik langsung dalam merancang Interactive Book berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan platform Assemblr Edu, sekaligus mempelajari pemanfaatan Website Profil Sekolah yang dilengkapi dengan fitur Web Repository sebagai media publikasi informasi sekolah dan pengelolaan bahan ajar digital.

Program pengabdian diketuai oleh Mohammad Al Hafidz, S.Kom., M.Kom., dosen dengan kepakaran di bidang Human Computer Interaction (HCI). Kegiatan ini juga didukung oleh dosen lainnya Muhamad Liswansyah Pratama, S.Stat., M.Stat., yang memiliki keahlian di bidang analisis data, serta Angga Lisdiyanto, S.Kom., M.Kom., yang memiliki kompetensi dalam pengembangan perangkat lunak. Tim juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Ahmad Ferizal Wildan Susanto dan Nisaulhusna, yang berperan dalam membantu persiapan pelatihan, mendampingi peserta selama praktik, serta mendukung pengembangan Website Profil Sekolah, fitur Web Repository, dan modul pembelajaran interaktif.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Mohammad Al Hafidz, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi peserta didik. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya berorientasi pada pengembangan media pembelajaran, tetapi juga perlu didukung oleh sistem informasi sekolah yang mampu mengelola dan mendokumentasikan berbagai sumber belajar secara berkelanjutan.

"Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada para guru dalam membuat media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang mudah diterapkan di kelas. Di sisi lain, kami juga menghadirkan Website Profil Sekolah yang dilengkapi fitur Web Repository agar sekolah memiliki sarana untuk mempublikasikan informasi sekaligus mendokumentasikan karya dan bahan ajar digital guru. Harapannya, guru tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa," ujarnya.

Pelatihan berlangsung melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Guru mempelajari cara mengembangkan Interactive Book dengan mengintegrasikan marker, objek tiga dimensi (3D), animasi, dan berbagai elemen interaktif menggunakan platform Assemblr Edu. Buku yang dihasilkan dapat dipindai menggunakan smartphone sehingga menampilkan visualisasi digital yang mendukung proses pembelajaran di kelas.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Website Profil SD Islam Al Khoiriyyah yang dikembangkan dalam program pengabdian ini. Website tersebut berfungsi sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat, seperti profil sekolah, visi dan misi, berita, kegiatan, galeri, serta informasi akademik. Di dalamnya juga tersedia fitur Web Repository yang memungkinkan guru mengunggah, menyimpan, dan mengelola bahan ajar digital, termasuk Interactive Book yang telah dikembangkan selama pelatihan. Dengan demikian, website tidak hanya menjadi media publikasi sekolah, tetapi juga menjadi pusat dokumentasi dan pengelolaan aset pembelajaran digital secara berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, para guru mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi interaktif dan praktik langsung bersama tim dosen serta mahasiswa memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital dan memanfaatkan website sekolah sebagai sarana berbagi informasi maupun pengelolaan bahan ajar.

Kepala SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya, Nur Cholis Saleh, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan sekaligus keterampilan baru yang sangat bermanfaat bagi guru dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada UPN 'Veteran' Jawa Timur beserta tim dosen yang telah memilih SD Islam Al Khoiriyyah sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Pelatihan ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru bagi para guru dalam mengembangkan Interactive Book berbasis Augmented Reality (AR) sekaligus menghadirkan Website Profil Sekolah yang dilengkapi fitur Web Repository. Kehadiran website ini tidak hanya memperkuat penyebaran informasi, program, dan kerjasama sekolah kepada masyarakat sekitar dan luar, tetapi juga menjadi wadah penyimpanan dan dokumentasi karya guru. Harapannya, SD kami kedepan semakin maju, berdampak bagi masyarakat, dan berjejak secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UPN "Veteran" Jawa Timur bersama SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya semakin memperkuat sinergi dalam mendorong transformasi digital pendidikan. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality, tetapi juga memperkuat tata kelola digital sekolah melalui Website Profil Sekolah yang dilengkapi dengan fitur Web Repository. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnership for the Goals), sekaligus mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 7 Perguruan Tinggi. Diharapkan, inovasi yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat publikasi sekolah, serta mendukung pengelolaan bahan ajar digital secara berkelanjutan