
Surabaya
– Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur kembali
menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program
Pengabdian kepada Masyarakat Edukasi (PKM-EDU) yang didanai oleh Lembaga
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN "Veteran" Jawa
Timur. Melalui kegiatan bertajuk "Pelatihan Interactive
Book Berbasis Augmented Reality dan Website Profil Sekolah Berfitur Web
Repository SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya", seluruh guru SD
Islam Al Khoiriyyah Surabaya mendapatkan pelatihan pengembangan media
pembelajaran digital sekaligus pengelolaan website sekolah pada Rabu,
15 Juli 2026 di lingkungan sekolah.
Pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi UPN
"Veteran" Jawa Timur dalam mendukung transformasi digital di sekolah
dasar melalui pemanfaatan teknologi informasi. Selama kegiatan, para guru
memperoleh materi dan praktik langsung dalam merancang Interactive Book
berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan platform Assemblr
Edu, sekaligus mempelajari pemanfaatan Website Profil Sekolah
yang dilengkapi dengan fitur Web Repository sebagai media
publikasi informasi sekolah dan pengelolaan bahan ajar digital.
Program pengabdian diketuai oleh Mohammad
Al Hafidz, S.Kom., M.Kom., dosen dengan kepakaran di bidang Human
Computer Interaction (HCI). Kegiatan ini juga didukung oleh dosen
lainnya Muhamad Liswansyah Pratama, S.Stat., M.Stat., yang
memiliki keahlian di bidang analisis data, serta Angga Lisdiyanto,
S.Kom., M.Kom., yang memiliki kompetensi dalam pengembangan perangkat
lunak. Tim juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Ahmad
Ferizal Wildan Susanto dan Nisaulhusna, yang berperan
dalam membantu persiapan pelatihan, mendampingi peserta selama praktik, serta
mendukung pengembangan Website Profil Sekolah, fitur Web
Repository, dan modul pembelajaran interaktif.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Mohammad
Al Hafidz, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa guru memiliki peran
penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi
peserta didik. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya
berorientasi pada pengembangan media pembelajaran, tetapi juga perlu didukung
oleh sistem informasi sekolah yang mampu mengelola dan mendokumentasikan
berbagai sumber belajar secara berkelanjutan.
"Melalui pelatihan ini kami ingin
memberikan pengalaman langsung kepada para guru dalam membuat media
pembelajaran berbasis Augmented Reality yang mudah diterapkan di kelas. Di sisi
lain, kami juga menghadirkan Website Profil Sekolah yang dilengkapi fitur Web
Repository agar sekolah memiliki sarana untuk mempublikasikan informasi
sekaligus mendokumentasikan karya dan bahan ajar digital guru. Harapannya, guru
tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi
pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa,"
ujarnya.
Pelatihan berlangsung melalui penyampaian materi,
demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Guru mempelajari cara mengembangkan Interactive
Book dengan mengintegrasikan marker, objek tiga dimensi (3D), animasi,
dan berbagai elemen interaktif menggunakan platform Assemblr Edu. Buku yang
dihasilkan dapat dipindai menggunakan smartphone sehingga menampilkan
visualisasi digital yang mendukung proses pembelajaran di kelas.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Website
Profil SD Islam Al Khoiriyyah yang dikembangkan dalam program
pengabdian ini. Website tersebut berfungsi sebagai media penyampaian informasi
kepada masyarakat, seperti profil sekolah, visi dan misi, berita, kegiatan,
galeri, serta informasi akademik. Di dalamnya juga tersedia fitur Web
Repository yang memungkinkan guru mengunggah, menyimpan, dan mengelola
bahan ajar digital, termasuk Interactive Book yang telah dikembangkan selama
pelatihan. Dengan demikian, website tidak hanya menjadi media publikasi
sekolah, tetapi juga menjadi pusat dokumentasi dan pengelolaan aset
pembelajaran digital secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, para guru mengikuti
setiap sesi dengan antusias. Diskusi interaktif dan praktik langsung bersama
tim dosen serta mahasiswa memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan
kepercayaan diri guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital dan
memanfaatkan website sekolah sebagai sarana berbagi informasi maupun
pengelolaan bahan ajar.
Kepala SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya, Nur
Cholis Saleh, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya
kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan sekaligus
keterampilan baru yang sangat bermanfaat bagi guru dalam mengikuti perkembangan
teknologi pendidikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada
UPN 'Veteran' Jawa Timur beserta tim dosen yang telah memilih SD Islam Al
Khoiriyyah sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Pelatihan ini
memberikan pengalaman dan keterampilan baru bagi para guru dalam mengembangkan
Interactive Book berbasis Augmented Reality (AR) sekaligus menghadirkan Website
Profil Sekolah yang dilengkapi fitur Web Repository. Kehadiran website ini
tidak hanya memperkuat penyebaran informasi, program, dan kerjasama sekolah kepada
masyarakat sekitar dan luar, tetapi juga menjadi wadah penyimpanan dan
dokumentasi karya guru. Harapannya, SD kami kedepan semakin maju, berdampak
bagi masyarakat, dan berjejak secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas
pembelajaran," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UPN "Veteran" Jawa Timur bersama SD Islam Al Khoiriyyah Surabaya semakin memperkuat sinergi dalam mendorong transformasi digital pendidikan. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality, tetapi juga memperkuat tata kelola digital sekolah melalui Website Profil Sekolah yang dilengkapi dengan fitur Web Repository. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnership for the Goals), sekaligus mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 7 Perguruan Tinggi. Diharapkan, inovasi yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat publikasi sekolah, serta mendukung pengelolaan bahan ajar digital secara berkelanjutan